Translate

Sabtu, 08 Desember 2012

MEETING and DISCUSSION

Getting started
Today, we're going to talk about ...

Talking about discussion items
the first thing we need to discuss is ...

Presenting options
we have several alternatives/options ...

Asking for opinions
what do you think, George ?

Making a Suggestion / proposal
I think we should ...
How about ...

Giving feedback
I think that's a good idea
I agree
I disagree. I think
Sorry, I don't agree with you

Checking for Consensus
Do we all agree on that ?

Moving on
let's move on to the next topic

Stalling the discussion
before we move on, I think we should ...
Wait a minute. We haven't discussed ...

Asking for clarification
what do you mean by ...
could you clarify that ?
could you elaborate on that ?

Summarizing
In summary,
The conclusion is

Closing the meeting
That's all for today

Sabtu, 01 Desember 2012

Mengenal TOOLBOX pada PHOTOSHOP

silahkan download DI SINI (pdf) untuk mengenal TOOLBOX pada PHOTOSHOP beserta FUNGSInya.
semoga bermanfaat. Terima kasih.

Senin, 26 November 2012

Perulangan For N to DO ( PASCAL )

Perulangan statemen For digunakan untuk mengulang statemen atau suatu blok statemen berulang kali.

3    7   11    15 … (n15)
Bahasa Pemrograman :
 Flowchart :
4     9   13    22 … (n8)
Bahasa Pemrograman :

Flowchart :

untuk lebih lengkapnya, silahkan Anda klik DI SINI . Terima kasih.

Contoh ARRAY dalam PASCAL

dengan hasil output seperti berikut :
untuk FLOWCHARTnya, Anda dapat mengunduhnya DI SINI , terimakasih.

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR & STANDAR TEKNIK PEMECAHAN MASALAH

adalah suatu proses untuk mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program. Prinsip dari pemrograman terstruktur adalah bahwa Apabila kita sudah sampai pada langkah tertentu, kita tidak boleh mengeksekusi langkah sebelumnya. Hal ini dikecualikan pada langkah-langkah untuk proses berulang


Tujuan Pemrograman Terstruktur Tujuan dari pemrograman terstruktur dapat diuraikan sebagai berikut :
  • Untuk meningkatkan kualitas dan kehandalan program
  • Untuk memudahkan pemahaman terhadap isi program
  • Untuk menyederhanakan program
  • Untuk maintenance (pemeliharaan) program
  • Untuk meningkatkan produktifitas program Sifat-sifat Pemrograman Terstruktur
Sifat-sifat dari pemrograman terstruktur dapat diuraikan sebagai berikut :

  • Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis
  • Memuat algoritma yang efisien, efektif dan sederhana
  • Program disusun dengan logika yang mudah dipahami
  • Tidak menggunakan perintah GOTO
  • Biaya pengujian program relatif rendah
  • Memiliki dokumentasi yang baik
  • Biaya perawatan dan dokumentasi yang dbuthkan relatif rendah

Terdapat beberapa langkah pemrograman , coding, penyusunan program, evaluasi error, dokumentasi, dan pemeliharaan program.


---
STANDAR TEKNIK PEMECAHAN MASALAH

Setelah masalahnya dipahami dengan baik, seorang pemrogram tentu membutuhkan suatu teknik untuk memecahkan masalah, antara lain :

Teknik Top-Down
Merupakan teknik pemecahan masalah yang paling umum digunakan. Dimana suatu masalah yang kompleks di bagi-bagi kedalam beberapa tingkatan kelompok masalah hingga sub bagian yang paling kecil. Setelah itu kemudian disusun langkah-langkah untuk penyelesaiannya secara detail.
Teknik Bottom-Up
Merupakan teknik pemecahan masalah yang mulai ditinggalkan karena sulit untuk melakukan standarisasi proses dari prosedur-prosedur yang sudah ada untuk digabungkan menjadi satu kesatuan penyusunan program

Penyusunan program sangat di perlukan untuk menciptakan sebuah program yang baik.dalam tahap penyusunan program sangat di butuhkan ketelitian karna dalam penyusunan sebuah program yang baik harus di perhatikan susunan dari program-program tersebut.kesalahan menempatkan susunan sangat berakibat fatal bagi jalannya suatu program.

BAHASA PEMROGRAMAN

atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

Perbedaan bahasa pemrograman dapat menjadi penyebab perbedaan paradigma pemrograman. Pilihan bahasa pemrograman dipengaruhi banyak alasan, seperti kecocokan dengan kriteria program dan jenis aplikasi yang akan dibuat.

Beberapa bahasa pemrograman adalah:


PEMROGRAMAN

adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau 'pekerjaan' sesuai dengan keinginan si pemrogram. Untuk dapat melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan di banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika.

Pemrograman adalah sebuah seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi sebuah program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman.

Apakah memprogram perangkat lunak lebih merupakan seni, ilmu, atau teknik telah lama diperdebatkan. Pemrogram yang baik biasanya mengkombinasikan tiga hal tersebut, agar dapat menciptakan program yang efisien, baik dari sisi waktu berjalan (running time), atau memori.

BUYING and SELLING

Here are some phrases and expressions for buying and selling in English :
  1. S : May I help you ?
    B : Yes, I'd like to buy these razors.
    S : Okay, that'll be $6.85 with tax
  2. S : What can I do for you ?
    B : I'm looking for the cameras
    S : They're in Aisle Two
  3. S : Is there something I can help you with ?
    B : No, I'm just browsing. Thanks anyway
    S : Ok
  4. B : How much is this ?
    S : It's $4.95
The other expressions :
Seller
  • What would you like to buy ?
  • Are you looking for something ?
  • Altogether are ...
  • Here is the change.
Buyer
  • Could you find out ... ?
  • Could you tell me ... ?
  • May I bargain ... ?
  • How about ... ?
  • It is fixed price
sumber : module applied english 3

Minggu, 25 November 2012

STRUKTUR FILE PILE

Menjelaskan Pembuatan Berkas Pile
Struktur Pile merupakan struktur paling sederhana. Struktur ini jarang digunakan secara praktis secara sendirian tapi merupakan basis evaluasi struktur-struktur lain.
Property Struktur Pile
  1. Data tidak dianalisis, tidak dikategorikan, tidak harus memenuhi defenisi atau ukuran field tertentu
  2. Format record berbeda-beda, artinya panjang record dapat bervariasi dan elemen-elemen data tidak perlu serupa
Karakteristik Struktur Pile
  1. Biasanya data ditumpuk secara kronologis ( dalam berdasarkan urutan kedatangannya )
  2. Tak ada keterkaitan antara ukuran file, record dan blok
  3. Elemen data dapat beragam, berbeda untuk tiap record ( berisi atribut dan nilai )
  4. Data harus disimpan secara lengkap nama atribut maupun nilainya
Komponen Struktur Pile
  • Hanya file yang berisi data beserta nama atributnya

Sabtu, 24 November 2012

Membuat EMAIL dari GMAIL

Gmail adalah penyedia layanan surat elektronik (email) gratis milik Google yang diluncurkan pada tanggal 31 Maret 2004.

Langkah-langkah pembuatan email Gmail, yakni sebagai berikut :
1.       Gmail.com, kemudian Enter

2.       Lalu akan tampil tampilan seperti berikut :

3.       Bagi Anda yang telah memiliki akun GMAIL, maka langsung isi di kotak dialog :


Jika belum, maka klik buat akun

4.       Maka akan tampil seperti formulir pendaftaran sebagai berikut :

5.       Isilah kotak dialog tersebut, setelah itu klik Langkah berikutnya.
 
6.       Kemudian tampil kotak dialog verifikasi akun :

7.     Kemudian lanjutkan, Anda akan mendapatkan kode Verifikasi akun Anda. Lalu isi dengan kode yang Anda terima lalu klik Lanjutkan. Seperti berikut :

8.       Setelah itu Anda telah memiliki Akun Gmail, akan tampil tampilan seperti berikut :

9.       Klik Lanjutkan ke Gmail, akan tampil proses menuju Gmail seperti berikut :

10.   Setelah itu Anda akan melihat tampilan akun Anda seperti berikut :

Demikian langkah-langkah pembuatan email pada Gmail. Semoga bermanfaat ... terima kasih.

OPERASI-OPERASI terhadap FILE

Terdapat 3 macam operasi terhadap file, yaitu :
  1. Operasi terhadap file itu sendiri*
  2. Operasi terhadap record-record di file**
  3. Operasi pemeliharaan / reorganisasi
*) Operasi terhadap file itu sendiri :
  1. Penciptaan File ( Create File )
  2. Pembukaan File ( Open File )
  3. Penutupan File ( Close File )
  4. Perluasan File ( Extend File )
**) Operasi terhadap record-record di file :
  1. Pembacaan record ( Read )
  2. Pencarian letak record ( Position )
  3. Pembacaan record berikutnya ( Read Next )
  4. Penulisan record ( Write )
  5. Pembaruan record ( Update )
  6. Penghapusan record ( Delete )

STRUKTUR dan MACAM-MACAM ORGANISASI FILE

Struktur Organisasi File adalah kumpulan record-record yang disimpan dengan menggunakan suatu konsep file tertentu. Sebuah file diorganisasikan sebagai urutan record-record di mana record-record tersebut dipetakan ( pada disk ) ke dalam bentuk blok-blok. File tersebut disediakan sebagai sebuah konsep dasar dalam system operasi. Adapun tujuan dari organisasi file adalah sebagai berikut :
  • Untuk menghemat penyimpanan
  • Agar data yang tersimpan dalam suatu file dapat diakses secara tepat
  • Digunakan untuk mempermudah proses manipulasi data
---
MACAM-MACAM ORGANISASI FILE

Dua struktur file paling dasar, yaitu :
  1. Pile ( Tumpukan )
  2. File sekuen berurut ( Sequential File atau Ordered File )
Untuk file Pile dan file Sekuensial, keduanya merupakan organisasi file yang struktur penyimpanannya tidak dilengkapi dengan kemampuan pengaksesan data secara cepat.

Struktur file dengan dilengkapi indeks, yaitu :
  1. File sekuen berindeks ( indexed sequential file )
  2. File berindeks majemuk ( multiply indexed file )
Indeks digunakan untuk memudahkan pencapaian data, sehingga waktu pencarian datanya lebih cepat bila dibandingkan dengan kedua organisasi file sebelumnya yaitu organisasi file Pile dan file Sekuensial.

Struktur file spesifik keperluan system komputer, yaitu :
  1. File hash ( hashed file atau direct file )
  2. File multiring ( multiring file )
Kedua organisasi file di atas merupakan jenis organisasi file yang memiliki tipe pengaksesan data dengan menggunakan metode komputasi spesifik untuk mencapai data.

REORGANISASI FILE ( REORGANIZE ) & PENGUKURAN KINERJA FILE

Kinerja file dapat turus drastis karena beberapa sebab, diantaranya :
  1. File yang telah berisi banyak record yang secara logic sebagai dihapus
  2. Banyak record yang telah ditambahkan ke file sejak reorganisasi terakhir sehingga banyak record yang tidak berada di tempat idealnya di file
Reorganisasi file adalah operasi yang dilakukan untuk menciptakan file yang baru yang mempunyai atribut file yang sama dengan file mula, yaitu mempunyai semua record dengan lokasi yang paling optimal.

Langkah-langkah reorganisasi :
  1. Lakukan penciptaan file sementara yang baru dengan atribut-atribut file yang sama
  2. Lakukan pengcopy-an record-record yang sah ( yang tidak ditandai sebagai dihapus ) ke file sementara ke lokasi yang ideal menurut organisasi file.
  3. Lakukan verifikasi bahwa file sementara berkondisi bagus
  4. Beri nama baru terhadap file master mula sebagai file history
  5. Beri nama baru terhadap file sementara dengan nama file master mula
---

PENGUKURAN KINERJA FILE

Berikut ini merupakan kriteria-kriteria untuk melakukan pengukuran terhadap kinerja file.
  • Pengukuran kinerja berdasarkan ukuran record
  • Pengukuran kinerja berdasarkan waktu pengambilan record tertentu. Hal ini tergantung pada dua hal penting, yaitu :
    - waktu untuk menempatkan head pada lokasi dimana record tersebut berada
    - operasi dasar ketika melakukan pembacaan
  • Pengukuran kinerja berdasarkan waktu pengambilan record berikutnya. Apabila record berikutnya berada pada blok yang sama dengan record yang sebelumnya maka waktu yang digunakan untuk melakukan pengambilan record berikutnya adalah sedikit
  • Pengukuran kinerja berdasarkan waktu ketika hendak menyisipkan record
  • Pengukuran kinerja berdasarkan waktu yang digunakan untuk melakukan pembaharuan record. Pembaharuan record dapat menyebabkan terjadi penulisan ulang record-record sesudahnya karena pergeseran tempat.
  • Pengukuran kinerja berdasarkan waktu pembacaan terhadap seluruh record. Hal ini berkaitan dengan jenis file yang dibaca, dan
  • Pengukuran kinerja berdasarkan waktu untuk reorganisasi file. Reorganisasi file merupakan penyusunan kembali record-record dari suatu file. Biasanya reorganisasi dilakukan secara perodic ( misalnya dilakukan setiap minggu, setiap bulan dan sebagainya )
Berikut ini merupakan hal-hal yang dilakukan pada saat reorganisasi file :
  • Penghapusan untuk record yang diberi tanda *
  • Penghapusan untuk record yang tidak valid
  • Penambahan ruang bebas yang siap digunakan untuk menampung record-record baru

PENUTUPAN FILE ( Close File ) dan PERLUASAN FILE ( Extend File )

Penutupan File ( Close File ) tujuannya untuk menghentikan penggunaan file. Berikut ini merupakan langkah-langkah ketika melakukan penutupan file :
  1. Menuliskan seluruh data yang masih berada di I/O buffer
  2. Lakukan pengolahan organisasi file yang spesifik, seperti :
    - Statistic pengolahan file
    - Blok terakhir yang saat itu digunakan
    - Akhir file ( end file ) yang saat itu digunakan
  3. Lakukan pemanggilan operasi CLOSE FILE di system file dasar
  4. Kirim status operasi
Kemungkinan kegagalan ketika melakukan operasi penutupan file dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut ini :
  1. Menutup file yang tidak dibuka
  2. Ditemukan kesalahan perangkat masukan / keluaran perangkat keras saat penulisan I/O buffer ke file
  3. Ruang yang tersedia di perangkat penyimpanan sekunder tidak memadai
---
Perluasan File ( Extend File )
Parameter masukan :
  1. Identifier file yang unik
  2. Ukuran perluasan yang diminta
  3. Melihat kebutuhan alokasi perluasan dilakukan secara terus-menerus atau tidak
Langkah-langkah untuk melakukan operasi perluasan file sebagai berikut :
  1. Validasi parameter masukan
  2. Lakukan pemanggilan operasi EXTEND FILE di system file dasar
  3. Lakukan pengolahan organisasi file yang spesifik
  4. Kirim status
Penyebab kegagalan :
  1. Ruang penyimpanan tidak memadai
  2. Jika permintaan adalah blok-blok kontigu maka dapat terjadi tidak tersedia lagi blok-blok kontigu yang diminta
  3. Tidak dibolehkan karena melanggar kuota ukuran file yang telah ditentukan

PEMBUKAAN FILE ( Open File )

Setelah file diciptakan, maka file tersebut harus dapat dibuka kembali untuk diakses.
Parameter :
  1. Nama Perangkat
  2. Nama File
  3. Parameter metode operasi
    - Untuk masukan saja ( input only )
    - Untuk keluaran saja ( output only )
    - Untuk masukan dan keluaran ( input / output )
Langkah-langkah :
  1. Validasi parameter masukan
  2. Lakukan pemanggilan operasi OPEN FILE di system file dasar
  3. Lakukan pengolahan organisasi file yang spesifik
  4. Lakukan pembacaan atribut file
  5. Kirim status dan identifier file
saat Anda ingin membuka file, maka ada kemungkinan-kemungkinan terjadi kegagalan terhadap operasi pembukaan file tersebut. Berikut ini merupakan beberapa penyebab kegagalan dalam pembukaan file :
  1. File tidak ditemukan
  2. File ditemukan, namun hak akses pemakai tidak memadai untuk mengakses file itu
  3. Terjadi kesalahan perangkat keras yang tidak dapat di atasi

Jumat, 23 November 2012

Penciptaan File ( Create File )

Parameter untuk operasi Create File :
  1. Nama perangkat dan direktori
  2. Nama File
  3. Ukuran File
  4. Organisasi File
  5. Ukuran Blok
  6. Format Record
  7. Ukuran Record maksimum
  8. Informasi file sharing
  9. Data yang spesifik organisasi file
untuk menciptakan file, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut :
  1. Validasi parameter masukan
  2. Lakukan pemanggilan operasi Create File di system file dasar
  3. Lakukan pengolahan organisasi file yang spesifik
  4. Tuliskan atribut-atribut file seperti :
    - Nama File
    - Organisasi File
    - Ukuran blok
    - Format record
    - Ukuran record
    - Data organisasi file yang spesifik
Kirimkan status dan identifier file yang diciptakan
Pembuatan / proses penciptaan file tidak selalu berhasil. Kegagalan dalam proses pembuatannya mungkin saja dapat terjadi. Berikut ini merupakan beberapa penyebab kegagalan dalam pembuatan file :
  1. Parameter masukan yang tidak sah
  2. Ruang penyimpanan yang tidak memadai
  3. File dengan nama yang sama yang telah ada.

KRITERIA KINERJA FILE

Yang termasuk dalam pengukuran kinerja file, antara lain adalah :
  • Redudansi yang kecil
  • Pengaksesan yang cepat
  • Kemudahan dalam memperbaharui
  • Pemeliharaan yang sederhana
  • Kehandalan yang tinggi
Kriteria-kriteria itu dapat saling bertentangan. Maksudnya, ketika Anda memenuhi satu kriteria maka ada kemungkinan mengorbankan kriteria yang lain.
contoh :
Memperbesar Redudansi
  1. Hal tersebut diperlukan untuk mempercepat pengaksesan
  2. Namun mengakibatkan operasi pembaruan / update menjadi lebih rumit dan pemeliharaan akan menjadi lebih kompleks

ORGANISASI FILE

Organisasi File adalah suatu teknik atau cara yang digunakan untuk menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Dalam organisasi file ada 4 cara, yaitu :
  1. Sequensial
  2. Relative
  3. Indexed Sequensial
  4. Multi Key 
Secara umum, keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu sebagai berikut :
  • Direct Acces yaitu suatu cara pengaksesan record secara langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada. Contohnya Magnetik Disk ( Harddisk, Disket, dll )
  • Sequensial Acces, yaitu suatu cara pengaksesan record dimana dalam mengakses suatu record harus terlebih dahulu mengakses record-record yang lan yang ada di depannya. Contohnya Magnetik Tape ( kaset dll )
Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file.

Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file :
  • Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
  • Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
  • Respontime yang diperlukan

Kamis, 22 November 2012

Klasifikasi Data dalam SAA


Klasifikasi Data dibagi menjadi 3, yaitu :
1. Data tetap, yaitu data yang tidak mengalami perubahan-perubahan, bersifat tetap dan biasanya dalam melakukan perubahan membutuhkan waktu yang lama.

2. Data tidak tetap, yaitu data yang mengalami perubahan secara rutin dan sukar untuk diprediksi karena sifatnya yang berubah-ubah.

3. Data yang bertambah menurut waktu, yaitu kelompok data ini biasanya merupakan gabungan data tetap dan data tidak tetap.

Istilah-istilah dasar yang digunakan dalam system berkas :
Data : Representasi dari fakta yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, angka, huruf dan lain sebagainya.

Elemen data : salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe ( Char, nomor, kode ) dan panjang karakter atau digit.


Item Data : Referensi nama dan himpunan karekteristik elemen-elemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan setiap attribute dari sebuah entitas.

Entitas : ekumpulan Objek yang terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan dari lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Contoh : entitas mobil, mahasiswa, nilai ujian dll


Attribut : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribute no polisi, no registrasi, jenis mobil, tahun pembuatan, bahan bakar yang digunakan, dll

Field : Lokasi penyimpanan untuk salah satu elemen data, atau seuatu elemen yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses.

Record : Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas.

File : Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas

Akses Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.

Defenisi Sistem Arsip dan Data

SAA merupakan sistem pengorganisasi pengolahan penyimpanan dan pengambilan data dari media penyimpanan sekunder ( eksternal storage device ) dengan menggunakan teknik organisasi file tertentu.

Tujuan dari SAA

Suatu sistem yang untuk mengetahui cara menyimpan data dari file yang digunakan

Pengarsipan dan akses adalah :

Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan

Sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file

Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian record-recordnya kembali

Sistem berkas dan Akses adalah system pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada system berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.

Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file


Secara Spesifik SAA itu adalah :

Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama

Update : mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian atau keseluruhan

Reorganisasi : penyusunan kembali record-record dari suatu file.


Bentuk atau representasi dari data ada 2 yaitu :

Data Logik (Data rancangan), yaitu data yang hanya baru menjadi sebuah rencana data di level konseptual. Misalnya penggambaran data dengan metode E-R, model objek, model semantic, dan lain-lain.

Data Fisik, yaitu data yang sudah jadi, data yang merupakan hasil terakhir dari data logic yang biasanya disimpan dalam media penyimpanan.



Bentuk / Re-presentasi Data secara Fisik :


















Kamis, 20 September 2012

GREETING and INTRODUCTION

GREETING AND INTRODUCTION

GREETING
Greeting Expressions

1.  Hi
Hello
2.  Good Morning
Good Day
Good Afternoon
Good Evening
Good Night

       INTRODUCTION
-          I would like to introduce my self
-          I’d like to introduce about my self
-          Let me introduce about my self

COMPLETE THE FOLLOWING BLANKS !
1.       Personal Data
-          Name            :
-          Address       :
-          Education    :
-          Occupation :
-          Family           :
-          Phone           :
-          Motto           :
2.       Favouritsm & Why
-          Food              :
-          Place             :
-          Color             :
-          Singer           :
-          Actor             :
-          Actress         :
-          Others          :

Sabtu, 08 September 2012

PENDEKATAN ORIENTASI KARAKTERISTIK

Pendekatan Orientasi Karakteristik ada 8 ( delapan ). Karakteristik pengembangan proses PROFESSIONAL yang saling terkait, yaitu :
  1. Kode Etik Profesi yang merupakan aturan main dalam menjalankan sebuah profesi
  2. Pengetahuan yang terorganisir yang mendukung pelaksanaan sebuah profesi
  3. Keahlian dan Kompetensi yang bersifat khusus
  4. Tingkat pendidikan minimal dari sebuah profesi
  5. Sertifikat keahlian yang harus dimiliki sebagai salah satu lambang profesional
  6. Proses tertentu sebelum memangku profesi untuk bisa memikul tugas dan tanggung jawab dengan baik
  7. Adanya kesempatan untuk menyebarluaskan dan bertukar Ideologi di antara anggota
  8. Adanya tindakan disiplin dan batasan tertentu jika terjadi mal praktik dan pelanggaran kode etik profesi